LPPM UMPO Perkuat Sinergi Nasional dalam Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

Salatiga, 15 Oktober 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Masyarakat yang diselenggarakan pada Kamis (15/10/2026) di Aula Utama Balairung Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah. Dalam kegiatan tersebut, UMPO diwakili oleh Kepala LPPM, Prof. Dr. Sudarno, S.T., M.T., bersama Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Ayok Ariyanto, S.Pd.I., M.Pd.I.

Rakornas ini mengusung tema “Sinergi Implementasi Tridharma dalam Pemberdayaan Masyarakat yang Inklusif, Berdampak, dan Berkelanjutan”. Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan peran pendidikan tinggi bagi pembangunan masyarakat.

Kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan yang terarah dan berkelanjutan. Perguruan tinggi diharapkan mampu mengoptimalkan pelaksanaan Tridharma, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui pendampingan desa, pengembangan potensi lokal, serta penerapan inovasi berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Rakornas dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Gubernur Jawa Tengah, perwakilan Forum Rektor Indonesia, Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, serta para pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai wilayah di Indonesia.


Partisipasi Prof. Sudarno dan Dr. Ayok Ariyanto dalam forum nasional ini menjadi bagian dari upaya LPPM UMPO untuk memperkuat jejaring kerja sama dan meningkatkan kualitas program pengabdian kepada masyarakat. Melalui forum ini, UMPO turut memperkuat komitmen dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat agar mampu menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi secara nyata.

Ke depan, LPPM UMPO berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan desa binaan, pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berkelanjutan, penerapan teknologi tepat guna, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas masyarakat, mengembangkan potensi daerah, dan mendorong terwujudnya kemandirian serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui partisipasi dalam Rakornas ini, LPPM UMPO berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai perguruan tinggi dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan model pemberdayaan masyarakat yang inklusif, adaptif, dan berdampak. Dengan demikian, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dapat memberikan kontribusi yang semakin nyata bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.