Bekal Pengabdian untuk Negeri, LPPM UMPO Gelar Pembekalan KKN MAS 2026
Ponorogo – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo menyelenggarakan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAS) Tahun 2026 pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Ruang Meeting Lantai 1 Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Kegiatan ini diikuti oleh 22 mahasiswa peserta KKN MAS sebagai bagian dari persiapan sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.
Pembekalan bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai teknis pelaksanaan KKN MAS sekaligus menyamakan persepsi terkait program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian. Selain menjadi bekal administrasi dan teknis, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapan mental, tanggung jawab, serta semangat kolaborasi para mahasiswa.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Ponorogo dan Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo berhalangan hadir karena memiliki agenda kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan. Oleh karena itu, kegiatan pembekalan dipandu sekaligus dibuka oleh Kepala Divisi Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Ayok Ariyanto, M.Pd.I , yang menyampaikan seluruh materi pembekalan kepada peserta.
Dalam pemaparannya, Dr. Ayok Ariyanto menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan KKN MAS, mulai dari pembagian kelompok, mekanisme penyusunan dan pelaksanaan program kerja, jadwal serta teknis pemberangkatan peserta menuju lokasi KKN, hingga proses pemilihan Ketua Kontingen KKN MAS Universitas Muhammadiyah Ponorogo Tahun 2026. Seluruh materi disampaikan sebagai bekal agar mahasiswa memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pelaksanaan KKN dan mampu menjalankan tugasnya secara optimal.
Selain pembahasan teknis, peserta juga memperoleh arahan mengenai pentingnya menjaga nama baik Universitas Muhammadiyah Ponorogo selama mengikuti KKN MAS. Mahasiswa diingatkan untuk menjunjung tinggi etika, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat maupun mitra KKN, serta mengedepankan sikap disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama dalam setiap kegiatan pengabdian.
Dr. Ayok Ariyanto juga menekankan bahwa KKN MAS merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan kepemimpinan, kerja tim, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan mampu menjadi representasi yang baik bagi Universitas Muhammadiyah Ponorogo serta memberikan kontribusi positif selama berada di lokasi pengabdian.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diikuti secara antusias oleh seluruh peserta. Suasana diskusi yang interaktif memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait teknis pelaksanaan KKN MAS, sehingga berbagai hal yang masih menjadi perhatian peserta dapat dijelaskan secara langsung.
Melalui pembekalan ini, LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo berharap seluruh peserta KKN MAS Tahun 2026 memiliki kesiapan yang matang, baik dari aspek akademik, teknis, maupun mental, sehingga mampu melaksanakan program pengabdian secara profesional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.


