Dari Kampus untuk Masyarakat, KKN UMPO Tahun 2026 Resmi Diberangkatkan
Ponorogo – Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) secara resmi memberangkatkan 659 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat di Expotorium Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Selasa (14/7). Ratusan mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui empat skema KKN, yaitu KKN Internasional Malaysia, KKN Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN MAS), KKN Bromo, dan KKN Reguler UMPO.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua Panitia KKN Dr. Ayok Ariyanto, S.Pd.I., M.Pd.I. yang menyampaikan laporan pelaksanaan sekaligus memberikan pembekalan singkat kepada seluruh peserta. Dalam arahannya, mahasiswa diingatkan untuk mempersiapkan diri secara optimal, menjaga nama baik almamater, serta mampu membangun kolaborasi yang baik dengan masyarakat di lokasi pengabdian. Beliau juga menekankan bahwa KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus belajar dari kehidupan masyarakat secara langsung.
Selanjutnya, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Ponorogo Dr. Sugeng Wibowo, M.H. memberikan motivasi dan pesan kepada seluruh peserta sebelum keberangkatan. Beliau mengingatkan agar mahasiswa senantiasa menjaga etika, disiplin, mematuhi seluruh aturan yang berlaku selama menjalankan KKN, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik Universitas Muhammadiyah Ponorogo.
Puncak acara ditandai dengan sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo yang sekaligus secara resmi melepas peserta KKN Tahun 2026. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa diharapkan hadir sebagai agen perubahan yang mampu memberikan solusi, inovasi, dan kontribusi positif bagi masyarakat sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Rektor juga berpesan agar seluruh peserta menjadikan KKN sebagai momentum untuk membangun karakter dan akhlak dalam bermasyarakat. “Saya berpesan, berangkatlah membawa adab, dan pulanglah membawa adab. Ilmu yang kalian miliki akan menjadi lebih bermakna apabila dibarengi dengan akhlak, sikap santun, serta kepedulian terhadap masyarakat. Jagalah nama baik Universitas Muhammadiyah Ponorogo di mana pun kalian mengabdi,” pesan Rektor di hadapan seluruh peserta KKN.
Sebagai simbol dimulainya pengabdian, Rektor melakukan penyematan atribut KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa. Prosesi tersebut menjadi penanda bahwa seluruh peserta telah resmi diberangkatkan untuk menjalankan program pengabdian di lokasi masing-masing, baik di dalam maupun luar negeri.
Suasana semakin meriah saat rangkaian acara resmi berakhir dan dilanjutkan dengan hiburan hiburan musik electone yang disambut antusias oleh para peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara pimpinan universitas, panitia, dosen pembimbing lapangan, dan perwakilan mahasiswa sebagai bentuk kebersamaan sekaligus dokumentasi pemberangkatan KKN Tahun 2026.
Melalui pelaksanaan KKN Tahun 2026 ini, Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat pengabdian. Dengan semangat tersebut, diharapkan seluruh mahasiswa mampu menjadi duta UMPO yang membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus kembali ke kampus dengan pengalaman, kedewasaan, dan karakter yang semakin kuat.






