Workshop Penulisan Proposal DPPM Kemdikti: Kupas Tuntas Penelitian Non-Saintek dan Strategi Penyusunan Proposal Berkualitas
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo kembali melaksanakan Workshop Penulisan Proposal DPPM Kemdikti, sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas penyusunan proposal penelitian dan pengabdian dosen.
Kegiatan hari kedua ini dibuka oleh Kepala LPPM UMPO, Prof. Dr. Sudarno, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi peneliti dalam memahami pedoman serta menyesuaikan substansi proposal dengan kebutuhan pendanaan nasional.
Acara dipandu oleh Dr. Sugeng Mashudi, S.Kep., Ns., M.Kes., selaku moderator sekaligus Kepala Divisi Penelitian LPPM. Dengan pengalamannya di bidang penelitian dan pengabdian, beliau memastikan jalannya kegiatan berlangsung interaktif dan tetap fokus pada poin-poin penting penyusunan proposal.
Pada sesi materi, LPPM UMPO menghadirkan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Malang, yaitu Prof. Dr. Vina Salviana Darvina Soedarwo, M.Si. Beliau menyampaikanpaparan , pokok-pokok penting terkait penelitian non-saintek serta teknik penyusunan proposal yang sesuai Panduan DPPM 2026. Beliau menjelaskan karakteristik penelitian sosial-humaniora, urgensi mengaitkan tema penelitian dengan Asta Cita maupun SDGs, serta pentingnya kejelasan rumusan masalah, novelty, roadmap penelitian, dan penjabaran metodologi yang sistematis.
Prof. Vina juga memberikan arahan teknis mengenai penulisan proposal yang baik—mulai dari penyusunan judul minimal 20 kata, penulisan latar belakang berbasis state of the art, teknik penyusunan gap analysis, hingga penentuan indikator capaian dan pembagian tugas tim peneliti. Beliau menekankan bahwa proposal non-saintek harus memperlihatkan kontribusi teoretis maupun praktis yang jelas serta menghindari kesalahan umum seperti rumusan masalah lemah, uraian terlalu panjang, atau referensi yang tidak mutakhir.
Selain substansi proposal, Prof. Vina juga membahas strategi penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akuntabel, sesuai ketentuan pendanaan, dan selaras dengan jadwal kegiatan. Peserta diberikan penjelasan tentang komponen biaya yang diperbolehkan, larangan penggunaan anggaran, serta penyusunan RAB yang proporsional khusus untuk penelitian sosio-humaniora.



Materi presentasi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Vina Salviana Darvina Soedarwo, M.Si dalam Workshop Penulisan Proposal DPPM Kemdikti Saintek dan Non-Saintek dapat diunduh melalui tautan berikut :
👉 Download Materi Workshop Download
