LPPM UMPO Raih Penghargaan atas Pelampauan Indikator Kinerja Terbanyak dalam AMI dan AMKI Tahun Akademik 2025/2026
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO) kembali menorehkan prestasi melalui penghargaan sebagai unit yang memperoleh pelampauan indikator kinerja terbanyak dalam pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) dan Audit Mutu Keuangan (AMKI) Tahun Akademik 2025/2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi LPPM dalam melaksanakan tata kelola kelembagaan, peningkatan mutu, serta pengelolaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.
Pelaksanaan AMI dan AMKI merupakan bagian penting dari sistem penjaminan mutu di lingkungan Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Melalui proses audit tersebut, setiap unit dievaluasi berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan, baik dari aspek pelaksanaan program maupun pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan.
Predikat pelampauan indikator kinerja terbanyak menunjukkan bahwa LPPM tidak hanya mampu memenuhi target kinerja yang telah ditetapkan, tetapi juga berhasil melampaui sejumlah indikator yang menjadi tolok ukur peningkatan mutu institusi. Capaian ini mencerminkan adanya upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan, memperkuat tata kelola penelitian dan pengabdian, serta memastikan setiap program berjalan secara efektif, terukur, dan akuntabel.
Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Ponorogo, Prof. Dr. Ir. Sudarno., S.T., M.T, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dan tim LPPM yang telah berkontribusi terhadap capaian tersebut. Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas layanan LPPM.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim LPPM. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja, khususnya dalam mendukung pencapaian visi dan misi Universitas Muhammadiyah Ponorogo,” ungkapnya.
Lebih lanjut, capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya mutu terus dikembangkan di lingkungan LPPM. Evaluasi melalui AMI dan AMKI menjadi momentum penting untuk mengidentifikasi capaian, mengevaluasi kekurangan, serta menyusun langkah tindak lanjut yang berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
LPPM UMPO berkomitmen untuk mempertahankan capaian tersebut sekaligus meningkatkan kinerja pada periode berikutnya. Penguatan tata kelola, peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, pengembangan luaran inovasi dan kekayaan intelektual, serta peningkatan layanan kepada sivitas akademika akan terus menjadi bagian dari agenda pengembangan LPPM.
Dengan diraihnya penghargaan sebagai unit dengan pelampauan indikator kinerja terbanyak dalam AMI dan AMKI Tahun Akademik 2025/2026, LPPM UMPO diharapkan semakin mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu Universitas Muhammadiyah Ponorogo serta memperkuat perannya dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

